Kode etik adalah norma atau asas yang diterima oleh kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku.

Kode etik profesi dibuat berdasarkan sistem budaya yang terdiri atas nilai budaya, norma, hukum, dan aturan.

Nilai budaya adalah konsep abstrak mengenai masalah dasar yang sangat penting dan bernilai dalam kehidupan manusia.

Nilai budaya yang digunakan dalam kode etik profesi adalah sebagai berikut.

1. Nilai Budaya yang berhubungan dengan Hidup
2. Nilai Budaya yang berhubungan dengan Alam
3. Nilai Budaya yang berhubungan dengan Manusia

Berdasarkan nilai budaya tersebut di atas dibuat norma, hukum, dan aturan yang mengikat warga kelompok profesi dan digunakan sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku dalam bekerja.

Mengapa setiap profesi memerlukan kode etik profesi?

Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejujuran, dan sebagainya) tertentu.

Profesional adalah orang yang bekerja dengan menjaga kualitas dan perilaku yang  bertanggung jawab kepada Tuhan (sesuatu yang diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sebagai Yang Mahakuasa sesuai ajaran agama dan kepercayaannya), menjaga kelestarian alam, dan menghormati hak asasi manusia serta mendapat imbalan yang layak sesuai standar kompetensi yang dikuasainya, yang dibuktikan dengan sertifikasi profesi, yang diperoleh dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Profesionalisme adalah paham atau cara yang diterapkan oleh pekerja profesional.

Kode etik profesi tunduk pada ajaran moral, baik atau buruk, yang bersumber dari ajaran agama dan filsafat ilmu pengetahuan.

Selesai


admin

WALUYO, harry seorang pemelajar sepanjang hidup di bidang kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif

Related Posts

Creative Economy

Perbedaan kolaborasi dan kerja sama

Perbedaan kolaborasi dan kerja sama Kolaborasi merupakan suatu kegiatan yang melibatkan dua atau lebih orang/ lembaga yang bekerja bersama-sama (work together) untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama adalah suatu kegiatan di mana dua atau lebih Read more…

Creative Economy

Masyarakat Sipil

Masyarakat Sipil Masyarakat Civil society adalah suatu kumpulan atau komunitas warga sipil yang terdiri atas sekelompok orang yang bekerja secara sukarela untuk mencapai tujuan yang bersifat non-profit. Mereka berusaha untuk mencapai tujuan yang berbeda-beda, mulai Read more…

Creative Economy

Prakiraan yang berlebihan

Prakiraan yang berlebihan dalam membuat prakiraan masa depan dengan menggunakan metode backcasting dan ekstrapolasi. Backcasting Backcasting adalah metode perencanaan yang dimulai dengan menentukan masa depan yang diinginkan, lalu berjalan mundur untuk mengidentifikasi kebijakan dan program yang Read more…