Adakah di antara teman-teman yang akan membawa aku ke Surga?

Tolonglah bawa aku ke surga Nya.

Ketika mengunjungi seorang teman yang sedang sakit kritis sakit, dia menggenggam erat tanganku, lalu menarik ke mukanya, dan membisikkan sesuatu…

Dalam airmata berlinang dan ucapan yang terbata-bata dia berkata, “Bila kamu tidak melihat aku di surga, tolong tanyakan kepada Allah di mana aku, tolonglah aku ketika itu…”

Dia langsung terisak menangis, lalu aku memeluknya dan meletakkan mukaku di bahunya. Aku pun berbisik, “Insyaa Allah, insyaa Allah, aku juga mohon kepadamu, jika kamu juga tidak melihatku di surga…”
Kami pun menangis bersama, entah berapa lama…

Ketika saya meninggalkan Rumah Sakit, saya terkenang akan pesan beliau…

Sebenarnya pesan itu pernah disampaikan oleh seorang ulama besar, Ibnu Jauzi, yang berkata kepada sahabatnya sambil menangis:

“Jika kamu tidak menemui aku di surga bersama kamu, tolonglah bertanya kepada Allah tentang aku: ‘Wahai Rabb kami, si fulan sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di surga.”

Ibnu Jauzi berpesan demikian bersandar pada sebuah hadits:

“Apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang dahulu selalu bersama mereka di dunia, maka mereka pun bertanya kepada Allah: ‘Ya Rabb! kami tidak melihat sahabat-sahabat kami sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami… Maka Allah berfirman, ‘Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman, walau hanya sebesar zarrah.'” (Ibnu Mubarak dalam kitab Az Zuhd)

Wahai sahabat-sahabatku…

Di dalam bersahabat, pilihlah mereka yang dapat membantu kita, bukan hanya di dunia, melainkan juga hingga di akhirat.

Carilah sahabat-sahabat yang senantiasa berbuat amal saleh, yang salat berjamaah, berpuasa, dan sentiasa berpesan agar meningkatkan keimanan, serta berjuang untuk menegakkan agama Nya.

Carilah teman yang mengajak ke majelis ilmu, mengajak berbuat kebaikan, kerja bersama untuk kebajikan, serta selalu berpesan dengan kebenaran.

Teman yang dicari karena urusan niaga, pekerjaan, atau teman nonton bola, teman memancing, teman belanja, teman FB untuk bercerita hal politik, teman whatsapp untuk menceritakan hal duniawi, akan berpisah pada garis kematian dan masing-masing hanya akan membawa dirinya sendiri.

Tetapi, teman-teman yang bertakwa, yang akan mencari kita untuk bersamanya di surga Nya.

Simaklah, apakah ada teman-teman kita yang seperti ini di dalam kehidupan kita, atau mungkin justru ada yang akan menghambat perjalanan kita masuk ke surga karena ketika hidup di dunia, kita sering memperolok-oloknya, memfitnahnya, atau menzaliminya. Segeralah minta maaf kepada yang bersangkutan. Andai yang bersangkutan tidak memaafkan kesalahan kita, maka pahala kita akan habis tersedot untuk memperberat amalan kebaikannya (red).

Sahabat, berubahlah dari sekarang, kurangi waktu dengan teman-teman yang hanya condong pada kehidupan duniawi, carilah teman-teman yang akan membawa kita bersama ke surga karena kita tidak dapat mengharapkan pahala dari ibadah kita saja untuk masuk ke dalam surga Nya.

Perbanyaklah ikhtiar, semoga satu di antaranya, ada yang akan membawa kita ke dalam surga Nya.

Al-Hasan Al-Bashri berkata:

“Perbanyaklah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafa’at pada hari kiamat.”

Pejamkanlah mata, berfikirlah…
Siapakah kiranya di antara sahabat-sahabat kita yang akan mencari dan mengajak kita bersama-sama di dalam surga Nya?

Jika tidak, mulailah hari ini mencari teman-teman yang akan mengajak kita ke surga.

Baarakallahu fiikum.

Aamiin Allahumma Aamiin.

Sumber:
Disadur dari tulisan Ustadz Abdullah Zaen Hafidzahullah di
Media Dakwah Al-Furqon.


0 thoughts on “Teman-teman yang akan membawa ke surga”

Leave a Reply

Related Posts

Religious Life

Tipu Daya

Allah sebaik-baik pembalas tipu daya Allah Subhaanahu wa ta’aalaa berfirman: A’udzu billahi minasy-syaitonirrojiim Bismillahirrahmaanirrohiim وَاِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِيُثْبِتُوْكَ اَوْ يَقْتُلُوْكَ اَوْ يُخْرِجُوْكَ ۗ وَيَمْكُرُوْنَ وَيَمْكُرُ اللّٰهُ ۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الْمٰكِرِيْنَ wa iz yamkuru Read more…

Religious Life

Mengatakan dirinya beriman padahal mereka berolok-olok

Allah Subhaanahu wa ta’aalaa berfirman: وَاِذَا لَقُوْا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَالُوْاۤ اٰمَنَّا ۚ وَاِذَا خَلَوْا اِلٰى شَيٰطِيْنِهِمْ ۙ قَالُوْاۤ اِنَّا مَعَكُمْ ۙ اِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِءُوْنَ wa izaa laqullaziina aamanuu qooluuu aamannaa, wa izaa kholau ilaa syayaathiinihim Read more…

Religious Life

Masuk Surga karena Rahmat Allah

Rahmat Allah adalah kasih sayang (karunia, berkat) Allah (Rahmatullah) kepada hamba Nya. Nilai ibadah adalah perbuatan (amal) yang menyatakan penghambaan kepada Allah yang didasari ketataan mengerjakan perintah Nya dan menjauhi larangan Nya. Di akhirat nanti Read more…