Mudah-mudahan artikel berikut ini bermanfaat untuk rekan-rekan yang masih muda dan masih panjang perjalanan hidupnya.

Hubungan penyakit jantung dengan stres yang patut diketahui.

Seseorang yang mengalami stres dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung
koroner.

Stres dapat berpengaruh terhadap sistem peredaran darah dan syaraf.

Suatu penelitian menyatakan bahwa stres akut memicu berkurangnya aliran darah ke jantung sehingga meningkatkan pembekuan darah pada jantung. Semua ini memicu penyakit kardiovaskuler. Jika anda sudah memiliki aterosklerosis, stress dapat menyebabkan nyeri di dada yang disebabkan peredaran darah di jantung berkurang sehingga jantung kekurangan oksigen dan dalam waktu bersamaan jantung harus memompa darah.

Hubungan penyakit jantung dengan stres ini sangat berpengaruh karena apabila kita sering mengalami stres atau depresi, kinerja jantung menjadi tidak stabil. Ada banyak hubungan antara dua penyakit tersebut.

Di bawah ini penjelasan hubungan penyakit jantung dengan stress yang patut diketahui.

1. Stress dapat memengaruhi irama jantung, meningkatkan tekanan darah, menyebabkan gumpalan darah, dan menyebabkan peningkatan tekanan hormon secara kronis.

Menurut American Heart Association ditemukan bahwa stress dapat menyebabkan orang menjadi kurang memerhatikan nutrisi dan kesehatan secara keseluruhan.

2. Sress sering terlihat pada orang-orang yang pernah terkena serangan jantung atau yang pernah menjalani Cardiopulmonary Bypass Surgery (pengalihan fungsi jantung dan paru-paru selama operasi). Data dari NIMH menunjukan bahwa 1 dari 3 orang yang selamat dari serangan jantung pernah bertarung dengan stress selama masa pemulihan.

3. Stres akan membuat orang yang mengidap penyakit jantung menjadi lebih sulit untuk menjalankan pengobatannya dan mematuhi pola makan sesuai resep dokter dan olahraga rutin. Hasilnya, orang yang mengidap stress sekaligus penyakit jantung akan diprediksi lebih lama sembuh (data dari Cleveland Clinic Journal of Medicine). Selain itu orang dengan penyakit jantung cenderung lebih negatif terhadap prediksi tersebut, yang akan memperburuk stressnya.

4. Penyakit jantung dan stres adalah penyakit yang serius. Untungnya, kedua penyakit tersebut seringkali dapat dikendalikan melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup. Jika Anda pernah didiagnosis mengidap satu di antaranya atau bahkan kedua kondisi tersebut, konsultasikan segera kepada dokter Anda untuk menemukan pengobatan dan pilihan gaya hidup yang tepat.

Demikian informasi tentang hubungan penyakit jantung dan stres yang patut diwaspadai ini.

Mulai sekarang sedapat mungkin Anda harus dapat menghindari stres atau depresi agar terhindar dari penyakit jantung.


0 thoughts on “Serangan Jantung dapat Dipicu Pikiran yang Stres”

Leave a Reply

Related Posts

Environmentally Friendly

Apa itu “Pariwisata Kreatif?”

“Pariwisata yang menawarkan pengunjung kesempatan untuk mengembangkan potensi kreatif mereka melalui partisipasi aktif dalam kursus-kursus dan pengalaman belajar yang merupakan karakteristik dari tujuan liburan yang mereka lakukan.” (Greg Richards dan Julie Wilson) Pariwisata kreatif adalah Read more…

Lifestyle

Meraih Sukses

Meraih Sukses Oleh Coach Margetty Herwin Pandangan dari sebagian Business Owner terhadap para Karyawan ataupun Team yang mereka miliki kadangkala hanya berdasarkan pada Perilaku yang terlihat saja dan kurang melihat lebih dalam lagi mengenai apa Read more…

Healthy Life

Ciri-ciri orang yang berpikir positif dan negatif

Ciri-ciri orang yang berpikir negatif dan positif Ciri-ciri orang yang berpikir negatif (bed): 1) blaming: menyalahkan Tuhan, diri sendiri, atau orang lain; 2) excuse: mencari-cari alasan (berdalih) untuk untuk menutupi perbuatannya yang salah; 3) denial: Read more…