Kita sangat sering mendengar kata-kata ini diucapakan pada saat mendo’akan teman atau kerabat yang akan melangsungkan pernikahan. Mungkin bagi para remaja atau teman-teman yang beranjak dewasa belum terlalu familiar dengan kata tersebut. Untuk itu mari kita bahas satu persatu arti dari kata-kata tersebut.

Mari kita mulai dengan menelusuri asal kata tersebut, melalui firman Allah Subhanahu wa ta’ala di dalam Al-Qur’an yang artinya:

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum [30] : 21).

Dalam ayat itu tercantum kata-kata sakinah mawaddah warohmah, yang akan dijelaskan sebagai berikut.

Sakinah
Asal katanya litaskunu =
sakana = Sakinah = Tenang = Isteri menjadi tempat berteduh. Jadi, seorang isteri harus selalu menjaga penampilannya di hadapan suami, baik fisik maupun ruhaninya.

Makna Litaskunu menurut Ibnu Katsir :
a. Lita’ Tafu : Saling mengikat hati (QS. Al-Anfal : 63) >>> Faktor ikatan hati adalah iman, bukan harta, kedudukan, apalagi tampang.
b. Tamilu ‘Ilaiha: Kamu condong kepadanya. Condong pikiran, perasaan, tangggung jawab. Di sini akan diketahui bahwa kewajiban seorang isteri adalah taat kepada suami. Jadi, masak, mencuci, dan lain sebagainya itu bukanlah sebuah kewajiban, melainkan perbuatan dalam rangka ketaatan kepada suami.
c. Tadma’inubiha: Kamu merasa tenang dengannya.

Secara sederhana Sakinah  adalah Tenang, Tenteram.

Mawaddah
Mawaddah dalam rumah tangga diartikan dengan Cinta. Menurut Hasan Al-Basri, mawaddah adalah metamorfosa dari hubungan suami istri. Jika rumah tangga adalah mesin, mawaddah adalah dinamonya.
Di antara ciri Mawaddah yaitu:
a. sering saling memberi hadiah;
b. kasratu dzikrihi: selalu mengingat kebaikannya.
c. kasratu Ittishali ma’ahu: selalu berkomunikasi dan saling terbuka.

Secara sederhana, Mawaddah
artinya adalah Cinta, Harapan.

Rahmah
Rahmah = Yarhamu = Kasih sayang. Ini adalah hasil akhir dari sakinah dan Mawaddah.

Secara sederhana Rahmah
artinya Kasih Sayang.

Jadi, pengertian umum dari kalimat sakinah, mawadah wa rahmah adalah damai, tenang dan tenteram dalam cinta dan kasih sayang. Sebuah kalimat yang sangat indah.

Sumber: http://sakinah-mawaddah-warahmah-pengetahuan.blogspot.co.id/2011/11/arti-sakinah-mawaddah-warahmah.html?m=1

Related Posts

Arts

Budaya, Boleh Saja Asalkan Tidak Bertentangan dengan Syari’at

Artikel ini awalnya ditampilkan di Wahdah Islamiah. Isinya sangat menarik karena kontekstual dengan Budaya, Syariat Islam, dan NKRI. Wahdah Islamiyah / admin wahdah / 4 hours ago Islam adalah agama yang sama sekali tidak menentang dan ingin menghapus budaya. Read more…

Arts

Ekspresi Nilai dan Ekonomi Kreatif

Ekspresi Budaya Tradisional merupakan ekspresi nilai yang dilindungi hak cipta adalah bahan baku Ekonomi Kreatif Bagian kedua (tamat) Dalam suatu kesempatan mendampingi kunjungan kerja ke Korea untuk menjalin hubungan kerja sama internasional bidang Ekonomi Kreatif Read more…

Arts

Warisan Hidup dan Kekayaan Intelektual

Mengapa warisan hidup dan Kekayaan Intelektual? Bagian pertama Istilah warisan hidup atau living heritage digunakan oleh ICH-UNESCO, yang di Indonesia diterjemahkan dengan warisan budaya takbenda sejak Indonesia menjadi Negara Pihak di bawah Konvensi 2003 UNESCO Read more…