Perjanjian antarnegara mengenai pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan informasi di bawah UNESCO atau yang lebih dikenal dengan Konvensi tentang proteksi warisan alam dan budaya, pelindungan budaya hidup, serta proteksi dan promosi tentang ekspresi keanekaragaman budaya, mempunyai hubungan satu dengan yang lain atau lebih dikenal dengan relasi tiga konvensi UNESCO.

Konvensi 1972 tentang Proteksi Warisan Alam dan Budaya Dunia (Convention 1972, concerning the Protection of the World Cultural and Natural Heritage), selanjutnya disebut Warisan Alam dan Budaya Dunia (WABD)

Konvensi 2003 tentang Pelindungan Warisan Budaya Hidup (Convention 2003, for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage), selanjutnya disebut Warisan Budaya Hidup (WBH)

Konvensi tentang Proteksi dan Promosi Keanekaragaman Ekspresi Budaya (Convention 2005 on the Protection and Promotion of the Diversity of Cultural Expressions), selanjutya disebut Keanekaragaman Budaya (KB)

Relasi WABD (1972) dan WBH (2003)

WABD (1972)

  1. Konservasi warisan (alam dan/ atau budaya benda) yang tidak dapat dipindahkan dan tempat-tempat temuan benda-benda purbakala (situs)
  2. Budaya benda dan/ atau alam
  3. Nilai universal yang luar biasa (outstanding universal value)
  4. Otentisitas, keseluruhan membantu mendefinisikan nilai suatu warisan alam dan/ atau budaya benda, kadang kala membatasi perubahan, yang akan merusak atau menghancurkan warisan alam dan/ atau budaya benda tersebut.

WBH (2003)

  1. Pelindungan terhadap ekspresi, keterampilan, praktik, dan pengetahuan, yang bersifat dinamis.
  2. Budaya yang dapat dilihat dan disentuh dan/ atau Sosial (komunitas, kelompok, dalam beberapa kasus individu).
  3. Komunitas yang mendefinisikan nilai yang relevan dengan unsur warisan budaya hidup.
  4. Komunitas memerankan (mempraktikkan) dan mentransmisikan (mengajarkan), jadi unsur warisan budaya hidup berubah seiring waktu

Relasi KB (2005) dan WBH (2003)

KB (2005)

  1. Aktivitas budaya, barang dan jasa, yang mempunyai nilai ekonomi.
  2. Ekspresi budaya seringkali baru, ciptaan individu.
  3. Fokus pada industri budaya, diseminasi dan pengembangan, yang kemudian berkembang menjadi industri kreatif atau ekonomi kreatif.

WBH (2003)

  1. Keterampilan, praktik, ekspresi, pengetahuan.
  2. Warisan budaya hidup adalah sebuah praktik yang bersifat kolektif (komunal), ditransmisikan (diajarkan) sekurang-kurangnya kepada satu generasi bergantung pada unsur warisan budaya hidup yang diwariskan.
  3. Fokus pada praktik dan transmisi warisan budaya hidup melalui pendidikan formal dan non-formal.

Related Posts

Arts

Penipuan Massal

Penipuan Massal dengan produk-produk budaya yang serupa. Menurut Adorno dan Horkheimer, industri budaya adalah fenomena utama dari kapitalisme akhir, yang mencakup semua produk dan bentuk hiburan ringan – dari film Hollywood hingga musik. Semua bentuk Read more…

Arts

Globalisasi dan Industri Kreatif

Globalisasi terjadi dimana-mana dan Industri Kreatif merespons dengan menciptakan produk dan jasa kreatif. Fenomena yang terjadi di hampir semua kota besar di dunia yang dapat dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan dengan produk-produk ternama di dunia seakan Read more…

Enactment

Wisata Islami

Wisata islami adalah istilah khusus yang merujuk pada aktivitas wisata religius islami. Demi masa, Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk Read more…