Tujuh pilar kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat

1. Hukum berkepentingan dalam mengatur kehidupan berbangsa (deklarasi universal hak asasi manusia), bernegara (konstitusi), dan bermasyarakat (hak berbudaya dan beragama, dilindungi konstitusi).

2. Politik berkepentingan untuk meraih, mengelola, dan mempertahankan kekuasaan.

3. Ekonomi berkepentingan untuk mendapatkan keuntungan daripada kepentingan yang lain.

4. Sosial berkepentingan menata kehidupan berbangsa (sebagai warga bangsa), bernegara (sebagai warga negara), dan bermasyarakat (sebagai warga masyarakat).

5. Budaya berkepentingan untuk mengakui hak-hak budaya, kreativitas manusia, dan budaya saling menghormati.

6. Pembangunan berkelanjutan
berkepentingan dalam pembangunan yang selaras dengan lingkungan alam, sosial-budaya, dan ekonomi.

7. Pertahanan dan Keamanan berkepentingan menjaga wilayah NKRI, Ideologi Pancasila, UUD 1945, dan Lambang-lambang Negara (Bendera Merah Putih, Bahasa Indonesia, Burung Garuda Pancasila bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya).

Kesimpulan

Hanya dengan pendekatan budaya, pembangunan berkelanjutan dapat tercapai, budaya saling menghormati, ekonomi yang inklusif (menguntungkan bagi semua orang), politik yang berkeadilan (menempatkan hukum di atas kepentingan yang lain), serta menjaga batas toleransi di antara kelompok yang berbeda agar dapat hidup damai dan sejahtera dalam wilayah Negara Republik Indonesia, di bawah naungan ideologi Pancasila, UUD 1945, dan Lambang negara (Bendera Merah Putih, Bahasa Indonesia, Burung Garuda Pancasila bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya).


0 thoughts on “Menata Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Bermasyarakat”

Leave a Reply

Related Posts

Religious Life

Suasana pada hari kiamat

Suasana pada hari Kiamat sangat sulit dibayangkan dengan akal manusia. Alloh telah perintahkan agar jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (QS. at-TahrĂ®m/66: ayat 6) Aku bertanya kepada diriku, apakah aku telah menjalankan agama sesuai Read more…

Religious Life

Balasan yang sempurna

Balasan yang sempurna di dunia, tetapi di akhirat termasuk orang yang merugi. Ibnu Abbas mengatakan, “Barang siapa yang beramal sholih untuk mencari keduniawian (pamer dalam beramal-red), seperti melakukan puasa, atau sholat, atau bertahajud di malam Read more…

Arts

Big Data Warisan Budaya Takbenda

Pertemuan informal tentang Big Data Warisan Budaya takbenda dengan Adam Cao dari Yong Xin Hua Yun Cultural Industry Investment Group Co., Ltd. pada Sesi ke-13 the Intergovernmental Committee for Safeguarding of Intangible Cultural Heritage di Mauritius, Read more…