Museum Batik Pekalongan

Manusia profesional selalu berorganisasi untuk mencapai tujuannya.

Ada tiga tipe manusia profesional dalam berorganisasi, yaitu perencana, pelaksana, dan pengawas.

Tipe perencana (planner)

Tipe perencana berfikir visioner, jauh ke depan, tentang sesuatu yang diharapkan atau diperkirakan akan terjadi di masa depan.

Tipe pelaksana (doer)

Tipe pelaksana berfikir tentang apa yang akan dilakukan pada hari ini.

Tipe pengawas (watcher)

Tipe pengawas berfikir tentang apakah yang difikirkan untuk masa depan dan dilaksanakan pada hari ini dapat dipertanggungjawabkan dan berkah?

Dalam kehidupan sehari-hari, tipe perencana senang berfikir konseptual tentang nilai, visi, misi, tujuan, dan sasaran yang ingin dicapai; tipe pelaksana senang melakukan pekerjaan sesuai kebijakan, program, dan agenda yang telah ditetapkan pada hari ini; tipe pengawas selalu mengingatkan kembali (reviewer) dan/ atau memeriksa secara detail (checker), sejak dari proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan agar (a) dapat dipertanggungjawabkan kepada publik (akuntabel) dan (b) berkah (karunia Allah yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia).

Kesimpulan

Untuk mengukur keberhasilan suatu organisasi, sesungguhnya diperlukan tipe manusia perencana, pelaksana, dan pengawas agar setiap langkah yang dilakukan, sejak dari proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik dan berkah. Dengan singkat dapat disimpulkan bahwa proses sama pentingnya dengan keberhasilan.

[How to become a professional organizer]


0 thoughts on “Manusia Profesional”

Leave a Reply

Related Posts

Arts

Tabik

Penggunaan salam Tabik sudah lama dikenal di berbagai daerah, antara lain di komunitas melayu pasar dengan ucapan “tabe.” Salam “tabe” juga digunakan di Lampung dan Bugis, Makassar, sedangkan di Minangkabau mempunyai arti yang berbeda, yaitu Read more…

Arts

Brand Image

Brand Image adalah kesan umum tentang suatu produk yang ada di pikiran wisatawan yang nyata atau pun wisatawan potensial. Branding destinasi Membangun branding destinasi pariwisata berkelas dunia, nasional, atau pun lokal tidaklah mudah, apalagi dalam Read more…

Arts

Pengelolaan Warisan Alam dan Budaya Dunia berbeda dengan Pengelolaan Warisan Budaya Hidup

Pengelolaan Warisan Alam dan Budaya Dunia berbeda dengan Pengelolaan Warisan Budaya Hidup Warisan budaya hidup (living heritage) atau warisan budaya takbenda (intangible cultural heritage) Komunitas adalah sekelompok orang, yang dalam beberapa kasus, hanya beberapa orang Read more…