Apakah Big Data dapat diandalkan untuk pemecahan masalah?

Pengertian

Big Data (Data Besar) adalah istilah yang dipakai untuk mendeskripsikan kumpulan data yang terstruktur, semi-terstruktur, hingga tidak terstruktur/ abstrak dalam volume besar yang memiliki potensi untuk diolah sebagai informasi yang akan berguna untuk proyek machine learning dan aplikasi analisis canggih lainnya (TechTarget).

Data Besar adalah data yang bervariasi dengan format beragam yang terkumpul dalam jumlah besar dalam waktu singkat (Investopedia).

Data Besar adalah istilah yang diberikan pada sekumpulan data yang tidak dapat dianalisis menggunakan metode analisis data tradisional karena tidak dapat menyimpan, mengolah, dan memproses data dalam jumlah besar dalam waktu yang singkat (IBM).

Data Besar meliputi:
– data dengan volume besar (terabyte – exabyte) disebut Kumpulan Data;
– data dengan variabel yang beragam (terstruktur – semi-terstruktur – abstrak) disebut Keberagaman Data; dan
– data yang terkumpul dalam waktu singkat disebut Kecepatan Data

Manfaat 

Data Besar digunakan untuk menghitung kumpulan data yang sangat besar, yang dapat dianalisis dengan komputasi (prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas) dengan mengungkapan pola, tren, dan asosiasi (pertautan) yang berhubungan dengan perilaku dan interaksi sosial.

Apakah Data Besar dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan?

“Ada banyak hal yang terjadi di Netflix sekarang dan di Silicon Valley yang mengatakan ‘kita akan menggunakan algoritme untuk membuat keputusan kreatif.’ Saya katakan ‘terlalu mewah.’ Anda tidak bisa.” (John Landgraf, CEO FX Television)

Apakah Data Besar dapat diandalkan untuk pemasaran?

“Ketika saya bertemu dengan ahli pemasaran kami untuk mendiskusikan apa pun yang baru kami lakukan, saya bertanya, ‘Apakah kita telah mengujinya?’ Dan saya mengetahui bahwa kami … mengejar sesuatu tanpa mengujinya, ‘saya akan membunuh mereka’. Tidak peduli seberapa pintar mereka berpikir tentang hal itu, kami mengujinya terlebih dulu.” (Gary Loveman, Harrah’s)

Simpulan

Keputusan kreatif tidak semata-mata bergantung pada Data Besar, tetapi harus mengujinya terlebih dulu sampai ditemukan metode pemasaran yang terbaik (kaizen).


admin

WALUYO, harry seorang pemelajar sepanjang hidup di bidang kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif

Related Posts

Enactment

Pedoman Penelitian Kebijakan

Sebuah pemikiran tentang pedoman penelitian kebijakan. Pemikiran ini berdasarkan pengalaman menangani masalah kebijakan, implementasi kebijakan, dan evaluasi kebijakan dengan menggunakan pendekatan Manajemen Strategis, Kebijakan Publik, dan Metodologi Balanced ScoreCard. Perbedaan penelitian sosial dan penelitian kebijakan Read more…

Creative Economy

Dasbor Ekonomi Kreatif

Dasbor ekonomi kreatif berbasis rantai nilai ekonomi kreatif sebagai berikut. Pelaku Kreatif dan Penciptaan Nilai (dari kreativitas nilai budaya, kreativitas nilai tambah ekonomi, dan kreativitas nilai kebenaran sains, yang bermuara pada kreativitas nilai kebenaran sains Read more…

Art and Culture

Revitalisasi Angklung Indonesia

Mengapa Angklung Indonesia perlu direvitalisasi? Angklung Indonesia terinskripsi sebagai Warisan budaya takbenda UNESCO pada tahun 2010 dalam Representative List of Intangible Cultural Heritage of Humanity. Pusat penyebaran Angklung Indonesia di Jawa Barat, kemudian menyebar ke Read more…