Tujuan ke-16 Pembangunan Berkelanjutan. Mempromosikan masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, memberikan akses terhadap keadilan bagi semua dan membangun institusi yang efektif, bertanggung jawab dan inklusif di semua tingkatan.

Kami bertekad untuk menumbuhkan masyarakat yang damai, adil, dan inklusif yang bebas dari rasa takut dan kekerasan. Tidak akan ada pembangunan berkelanjutan tanpa perdamaian dan tidak ada perdamaian tanpa pembangunan berkelanjutan.

Agenda baru tersebut mengakui kebutuhan untuk membangun masyarakat yang damai, adil, dan inklusif yang memberikan akses keadilan yang setara dan didasarkan pada penghormatan terhadap hak asasi manusia (termasuk hak atas pembangunan), peraturan perundang-undangan yang efektif dan tata pemerintahan yang baik di semua tingkatan, transparan, efektif, dan akuntabel. Faktor-faktor yang menimbulkan kekerasan, ketidakamanan dan ketidakadilan, seperti ketidaksetaraan, korupsi, tata kelola yang buruk dan arus keuangan dan arus kas, dibahas dalam Agenda ini.

Kami berjanji untuk mendorong pemahaman antarbudaya, toleransi, rasa saling menghormati dan etika kewarganegaraan global dan tanggung jawab bersama. Kami mengakui keberagaman alam dan budaya dunia dan menyadari bahwa semua budaya dan peradaban dapat berkontribusi, dan merupakan pengungkit penting dalam pembangunan berkelanjutan.

Sumber: Agenda 2030 Sustainable Development


0 thoughts on “Kedamaian dan Pembangunan Berkelanjutan”

Leave a Reply

Related Posts

Arts

ICH di Era Disrupsi

Di era disrupsi, setiap orang mempunyai peluang untuk sukses karena dapat menawarkan pengetahuan dan keterampilannya sendiri kepada yang membutuhkan. Satu di antara market place yang saat ini paling digemari di dunia adalah YouTube. Semua film Read more…

Enactment

Manusia Profesional

Manusia profesional selalu berorganisasi untuk mencapai tujuannya. Ada tiga tipe manusia profesional dalam berorganisasi, yaitu perencana, pelaksana, dan pengawas. Tipe perencana (planner) Tipe perencana berfikir visioner, jauh ke depan, tentang sesuatu yang diharapkan atau diperkirakan Read more…

Enactment

Menata Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Bermasyarakat

Tujuh pilar kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat 1. Hukum berkepentingan dalam mengatur kehidupan berbangsa (deklarasi universal hak asasi manusia), bernegara (konstitusi), dan bermasyarakat (hak berbudaya dan beragama, dilindungi konstitusi). 2. Politik berkepentingan untuk meraih, mengelola, Read more…