Kriteria Spesifik Daftar yang merefleksikan Praktik-praktik Terbaik, Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage), UNESCO

Kriteria P1 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang mencakup pelindungan, sebagaimana yang didefinisikan di dalam artikel 2.3 Konvens 2003 tentang Pelindungan Warisan Budaya Takbenda.

Kriteria P.2 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang mempromosikan koordinasi dalam upaya pelindungan WBTB di tingkat regional, subregional, dan/ atau internasional.

Kriteria P.3 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang merefleksikan prinsip-prinsip dan tujuan Konvensi.

Kriteria P.4 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang telah menunjukkan efektivitas dalam memberi kontribusi terhadap keberlanjutan, kelompok, atau jika relevan, individu yang bersangkutan dan persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (free, prior informed consent).

Kriteria P.5 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang telah diimplementasikan dengan partisipasi komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu yang bersangkutan dan persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan.

Kriteria P.6 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang dapat melayani sebagai sebuah model subregional, regional, atau internasional.

Kriteria P.7 memerlukan pengajuan dari Negara atau Negara-negara Pihak, badan atau badan pelaksana, dan komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu-individu yang terlibat bersedia untuk bekerja sama dalam menyebarkan praktik-praktik terbaik, jika program, proyek atau aktivitas mereka terpilih. Deskripsikan kesediaan mereka untuk bekerja sama dalam menyebarkan praktik-praktik terbaik.

Kriteria P.8 memerlukan program, proyek, atau aktivitas yang mempunyai aspek-aspek pengalaman yang dapat dinilai hasilnya.

Kriteria P.9 memerlukan program, proyek atau aktivitas terutama dapat diimplementasikan untuk kebutuhan negara-negara berkembang.

Programs, Projects and Activities

Best Reflecting The Principles and Objectives of The Convention 2003

Deadline 31 March, 2019 for possible selection in 2020

Format ICH-03

A. Nama Negara Pihak atau Negara-negara Pihak

Catatan:

Untuk usulan multinasional, negara-negara pihak yang disebutkan di dalam daftar harus telah disepakati bersama, dikuatkan dengan Memory of Understanding dan/ atau Agreement

B.1. Nama pejabat yang ditugaskan Negara untuk korespondensi 

B.2. Nama-nama lain yang ditugaskan oleh negara-negara pihak (untuk berkas multinasional)

C. Judul 

Judul resmi tentang program, proyek, atau aktivitas di dalam bahasa Inggris atau Perancis (200 karakter)

Alternatif 1 

Gamelan Music Education and Training Program at Elementary School, Junior High School, Senior High School and Art Institute in cooperation with Art Center (subject to be discussed)

Alternatif 2 

Indonesian Model for Gamelan Music Education and Training Program (subject to be discussed)

D. Ruang Lingkup Geografis (centang di dalam kotak, apakah program, proyek atau aktivitas yang dilakukan di nasional (dalam satu negara), atau subregional (lebih dari satu negara), atau regional (lebih dari satu negara), atau internasional (termasuk wilayah geografis yang tidak berkesinambungan).

E. Lokasi geografis

Sebutkan lokasi program, proyek atau aktivitas yang telah atau sedang dilakukan (tidak lebih dari 150 kata)

F. Status

Centang satu di dalam kotak, apakah program, proyek, dan kegiatan telah selesai dikerjakan (completed) atau sedang dikerjakan (in progress) pada saat diusulkan (deadline 31 March 2019 untuk penilaian 2020).

G. Nama-nama komunitas, kelompok, atau jika relevan, individu yang bersangkutan (tidak lebih dari 150 kata).

H. Domain

Centang satu atau lebih di dalam kotak, domain WBTB yang tercakup dalam program, proyek, atau aktivitas, jika mencentang lainnya, sebutkan di dalam kurung.

[ ] Ekpresi dan tradisi lisan dengan menggunakan wahana bahasa 

[ ] Seni pertunjukan 

[ ] Praktik sosial, ritual, dan festival 

[ ] Pengetahuan dan praktik-praktik tentang alam dan semesta 

[ ] Kemahiran kerajinan tradisional 

[ ] Lainnya, sebutkan [ … ]

1. Deskripsi

Kriteria P1 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang mencakup pelindungan, sebagaimana yang didefinisikan di dalam artikel 2.3 dari Konvensi. Artikel 2.3 menyebutkan Pelindungan artinya langkah-langkah yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan WBTB (ICH), termasuk (a) identifikasi, (b) dokumentasi, (c) riset, (d) preservasi, (e) proteksi, (f) promosi, (g) peningkatan, (h) transmisi, khususnya melalui pendidikan formal dan non-formal, demikian juga revitalisasi berbagai aspek dari WBTB (ICH).

Untuk seksi 1.a dan 1.b bersama-sama, memberikan deskripsi (gambaran) singkat tentang program, proyek atau aktivitas dan komponen-komponen utama, mendeskripsikan apa yang sebenarnya terjadi atau apa yang sedang dilakukan.

1.a. Latar belakang, rasional dan tujuan

Deskripsikan situasi yang mengarah ke penciptaan program, proyek atau aktivitas – (a) kebutuhan pelindungan apa yang teridentifikasi dan (b) oleh siapa, dan (c) bagaimana mengidentifikasi dan menetapkan prioritas, (d) identifikasi tujuan utama program, proyek atau aktivitas (tidak kurang dari 300 atau tidak lebih dari 500 kata).

1.b. Langkah-langkah pelindungan yang dilakukan (a) deskripsikan langkah-langkah pelindungan secara spesifik, yang tercakup dalam program, proyek atau aktivitas dan (b) mengapa memilih langkah-langkah tersebut. (c) Identifikasi metode-metode inovatif, atau prosedur spesifik, jika ada. (Tidak kurang dari 300 kata atau tidak lebih dari 500 kata)

2. Koordinasi di tingkat regional, subregional, dan/ atau internasional

Kriteria P.2 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang (a) mempromosikan koordinasi dalam upaya pelindungan WBTB di tingkat regional, subregional, dan/ atau internasional. (b) Jelaskan, jika relevan, bagaimana program, proyek atau aktivitas telah dipromosikan dengan koordinasi, (c) jika program telah dikerjakan secara eksklusif di tingkat nasional dan belum melibatkan koordinasi, nyatakan dengan jelas. (Tidak lebih dari 500 kata)

3. Refleksi dari prinsip-prinsip dan tujuan Konvensi

Kriteria P.3 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang merefleksikan prinsip-prinsip dan tujuan Konvensi, (a) identifikasi prinsip-prinsip yang spesifik dan tujuan Konvensi yang relevan dengan program, proyek atau aktivitas dan (b) jelaskan bagaimana hal itu merefleksikan prinsip-prinsip tersebut dan (c) tujuan pada setiap konsepsi, rancangan, dan implementasi (Tidak kurang dari 300 atau tidak lebih lebih dari 500 kata).

4. Efektivitas

Kriteria P.4 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang telah menunjukkan (a) efektivitas dalam memberi kontribusi terhadap keberlanjutan WBTB yang bersangkutan, (b) jelaskan bagaimana efektivitasnya, dan (c) bagaimana telah memberi kontribusi secara konkret memperkuat keberlanjutan WBTB (ICH) yang bersangkutan.

5. Partisipasi dan Persetujuan Komunitas

5.a. Partisipasi komunitas, kelompok, atau individu-individu

Kriteria P.5 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang telah diimplementasikan dengan partisipasi komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu yang bersangkutan dan persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (free, prior informed consent). Jelaskan bagaimana komunitas, kelompok atau jika relevan, individu-individu yang bersangkutan telah berpartisipasi dalam program, proyek atau aktivitas, di semua tahapan, sejak dari perencanaan dan pelaksanaan, termasuk peranan jender. (Tidak kurang dari 300 kata atau tidak lebih dari 500 kata).

5.b. Persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (free, prior informed consent) terhadap usulan dan terlibat dalam menyiapkan berkas nominasi. Pengusulan Negara-negara Pihak harus melibatkan komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu-individu yang WBTB-nya terlibat dalam menyiapkan usulan. (a) Deskripsikan di bawah ini bagaimana komunitas, kelompok, atau individu-individu terlibat secara aktif dalam menyiapkan berkas nominasi di setiap tahapan, termasuk peran perempuan. (b) Negara-negara pihak diingatkan bahwa komunitas-komunitas adalah berperan penting melalui konsepsi dan penyiapan nominasi, usulan, dan permintaan, demikian juga (c) berperan penting dalam perencanaan dan pelaksanaan langkah-langkah pelindungan, dan (d) diundang untuk merencanakan langkah-langkah kreatif untuk memastikan bahwa partisipasi aktif mereka terlihat pada setiap tahapan, sebagaimana dipersyaratkan pada pasal 15 Konvensi.

Pertujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (free, prior informed consent) untuk mengajukan usulan dari komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu-individu yang bersangkutan, dapat ditunjukkan melalui tulisan atau rekaman secara bersamaan, atau melalui alat lainnya, menurut rezim hukum Negara Pihak dan berbagai komunitas dan kelompok yang bersangkutan. Komite menyambut baik keluasan bukti atau pengesahan komunitas atas dasar informasi awal tanpa paksaan, yang lebih disukai dalam standar deklarasi yang seragam. Bukti dari persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan harus disertakan dalam bahasa Inggris atau Perancis, demikian juga, bahasa komunitas yang bersangkutan. Jika setiap anggota komunitas menggunakan bahasa selain Inggris atau Perancis.

Lampirkan informasi yang memperlihatkan persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan dan tunjukan di bawah ini dokumen apa yang disertakan, bagaimana dokumen tersebut diperoleh dan menggunakan format apa. Tunjukkan juga jender dari orang-orang yang memberi persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan.

5.c. Organisasi-organisasi komunitas atau organisasi yang mewakili komunitas tersebut.

Berikan informasi kontak detail untuk setiap organisasi komunitas atau organisasi yang mewakili, atau NGO lainnya, yang memberi perhatian terhadap unsur WBTB (ICH), seperti asosiasi-asosiasi, organisasi-organisasi, klub-klub, serikat pekerja, komite pengarah, dsb.

a. Nama entitas (organisasi).

b. Nama dan gelar orang yang dapat dihubungi (contact person).

c. Alamat.

d. Nomor telepon.

e. Email.

f. Informasi relevan lainnya.

6. Model Regional, Subregional dan/ atau Internasional

Kriteria P.6 memerlukan program, proyek atau aktivitas yang dapat melayani sebagai sebuah model subregional, regional, atau internasional, sebagai contoh, untuk aktivitas pelindungan. (a) Deskripsikan bagaimana program, proyek, atau aktivitas dapat melayani sebagai sebuah model untuk aktivitas pelindungan, (b) identifikasi komponen-komponen spesifik, (c) metode-metode atau praktik-praktik yang relevan dengan konteks yang lain. (Tidak kurang dari 300 atau lebih dari 500 kata).

7. Kesediaan untuk bekerja sama dalam menyebarkan praktik-praktik terbaik. 

Kriteria P.7 memerlukan pengajuan dari Negara atau Negara-negara Pihak, badan atau badan pelaksana, dan komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu-individu yang terlibat bersedia untuk bekerja sama dalam menyebarkan praktik-praktik terbaik, jika program, proyek atau aktivitas mereka terpilih. Deskripsikan kesediaan mereka untuk bekerja sama dalam menyebarkan praktik-praktik terbaik.

Jika anda melampirkan bukti pendukung yang menunjukkan kesediaan mereka khususnya yang terekspresikan oleh komunitas, kelompok atau, jika relevan, individu-individu yang bersangkutan, tunjukkan di bawah ini bukti apa yang diberikan dan format apa yang digunakan. Bukti tersebut, jika ada, harus diberikan satu dalam bahasa resmi Komite (Inggris atau Perancis), demikian juga dalam bajasa komunitas yang bersangkutan, jika setiap anggota menggunakan bahasa selain Inggris atau Perancis. (Tidak kurang dari 300 kata atau tidak lebih dari 500 kata)

8. Menilai hasil-hasil

Kriteria P.8 memerlukan program, proyek, atau aktivitas yang mempunyai aspek-aspek pengalaman yang dapat dinilai hasilnya (outcomes). Berikan contoh konkret penilaian yang telah dikerjakan atau yang sedang dikerjakan. (Tidak kurang dari 300 kata atau tidak lebih dari 600 kata)

9. Model untuk Negara-negara Berkembang

Kriteria P.9 memerlukan program, proyek atau aktivitas terutama dapat diterapkan untuk kebutuhan negara-negara berkembang. Deskripsikan bagaimana program, proyek atau aktivitas relevan dengan kebutuhan negara-negara berkembang dan tepat dengan lingkungan mereka, identifikasi komponen-komponen yang spesifik, metode-metode atau praktik-praktik yang relevan dengan mereka. (Tidak kurang dari 300 kata, tidak lebih dari 500 kata)

10. Dokumentasi

Dokumentasi yang terdaftar di bawah adalah mandat dan akan digunakan untuk proses evaluasi dan menguji usulan. Hal yang sangat membantu memperlihatkan berbagai aktivitas, jika program, proyek atau aktivitas terpilih. Centang kotak di bawah ini untuk memastikan bahwa unsur-unsur yang terkait tercakup di dalam usulan dan telah mengikuti instruksi. Tambahan bahan lain selain yang telah disebutkan di bawah ini tidak dapat diterima dan tidak akan dikembalikan.

[ ] bukti dokumen persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan, yang diberikan oleh komunitas, bersama dengan terjemahan ke dalam bahasa Inggris atau Perancis, jika komunitas yang bersangkutan menggunakan bahasa selain Inggris atau Perancis.

[ ] sepuluh lembar foto dengan resolusi tinggi

[ ] menghibahkan hak atas foto-foto (formulir ICH-07-foto)

[ ] Video yang telah diedit selama 5-10 menit, teks tambahan selain bahasa komunitas, Inggris atau Perancis, jika bahasa bahasa yang digunakan bukan bahasa Inggris atau Perancis.

[ ] menghibahkan hak atas video rekaman (formulir ICH-07-video)

11. Tanda tangan

Usulan harus ditandatangani resmi oleh pejabat atas nama Negara Pihak, dan menyertakan nama, gelar, dan tanggal pengusulan.

Nama.

Gelar.

Tanggal.

Tanda tangan.

Nama, gelar, dan tanda tangan pejabat resmi dari Negara Pihak lainnya (untuk berkas multinasional)

WALUYO Harry

FACILITATOR ICH-UNESCO

Categories: News

0 thoughts on “Daftar yang merefleksikan Praktik-praktik Terbaik”

Leave a Reply

Related Posts

Arts

Peran seumur hidup: mendorong perdamaian dan kreativitas

Forest Whitaker adalah seorang seniman dan humanis. Dia adalah pendiri dan CEO Prakarsa Perdamaian dan Pengembangan Whitaker (WPDI/ The Whitaker Peace and Development Initiative), pendiri dan ketua dari Institut Internasional untuk Perdamaian, Duta Besar UNESCO Read more…

Arts

Membeku dan Tidak Kontekstual

Membeku (freeze) dan tidak kontekstual (decontextualization) adalah istilah yang digunakan dalam Konvensi 2003 tentang Pelindungan Warisan Budaya Takbenda. Warisan budaya takbenda (intangible cultural heritage) atau lebih dikenal dengan istilah budaya hidup (living culture) menurut pasal Read more…

Enactment

Pebisnis Sukses Usia 20 Tahun adalah Kebohongan

DATA DARI BIRO SENSUS DAN IRS MENUNJUKKAN USIA RATA-RATA PARA PENDIRI BISNIS YANG SUKSES BERUSIA 42 TAHUN. Oleh Meredith Somers 20 April 2018 Mark Zuckerberg, Steve Jobs, dan Bill Gates memulai Facebook, Apple, dan Microsoft Read more…