Museum Batik Pekalongan

“Pariwisata yang menawarkan pengunjung kesempatan untuk mengembangkan potensi kreatif mereka melalui partisipasi aktif dalam kursus-kursus dan pengalaman belajar yang merupakan karakteristik dari tujuan liburan yang mereka lakukan.” (Greg Richards dan Julie Wilson)

Pariwisata kreatif adalah bagian pariwisata budaya yang bertujuan untuk mengenal keberagaman budaya di destinasi pariwisata.

Aktivitas pariwisata kreatif banyak sekali yang dapat disebutkan antara lain belajar membatik di Museum Batik, Pekalongan; belajar membuat wayang  di Sanggar Wayang Gogon, belajar membuat keris di Besalen Djeno Harumbrodjo, belajar menari di Sanggar Tari Ayodiapala, belajar bermain angklung di Saung Udjo, belajar memasak di Paon Bali Cooking Class di Ubud dsb.


0 thoughts on “Apa itu “Pariwisata Kreatif?””

Leave a Reply

Related Posts

Enactment

Menata Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Bermasyarakat

Tujuh pilar kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat 1. Hukum berkepentingan dalam mengatur kehidupan berbangsa (deklarasi universal hak asasi manusia), bernegara (konstitusi), dan bermasyarakat (hak berbudaya dan beragama, dilindungi konstitusi). 2. Politik berkepentingan untuk meraih, mengelola, Read more…

Arts

Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Lembaga dunia yang menangani perdagangan dan pembangunan, UNCTAD (2013), percaya bahwa untuk meningkatkan kontribusi terhadap perdagangan dunia, perlu melakukan ‘leap-frog’ ke dalam penciptaan kemakmuran. Kekuatan baru yang dapat melakukan ‘leap-frog’ adalah ekonomi kreatif, yang diyakini Read more…

Sustainable Tourism

Bagaimana mengomunikasikan sebuah branding destinasi pariwisata?

Seri: Pemasaran dan Manajemen Destinasi Pariwisata Kata Kunci: Positioning (P) Image (I) Branding (B) Tujuan: Menawarkan produk dan layanan yang unik di sebuah destinasi pariwisata. TKD (Tata Kelola Destinasi) adalah kolaborasi dari unsur pemerintah, pemerintah Read more…