Allah sebaik-baik pembalas tipu daya

Allah Subhaanahu wa ta’aalaa berfirman:

A’udzu billahi minasy-syaitonirrojiim
Bismillahirrahmaanirrohiim

وَاِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِيُثْبِتُوْكَ اَوْ يَقْتُلُوْكَ اَوْ يُخْرِجُوْكَ ۗ وَيَمْكُرُوْنَ وَيَمْكُرُ اللّٰهُ ۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الْمٰكِرِيْنَ

wa iz yamkuru bikallaziina kafaruu liyusbituuka au yaqtuluuka au yukhrijuuk, wa yamkuruuna wa yamkurulloh, wallohu khoirul-maakiriin.

“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan tipu daya terhadapmu (Muhammad) untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya.”
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 30)

Sumber: Al-Qur’an Indonesia http://quran-id.com

Marilah kita berdoa untuk para pemimpin yang beriman agar mereka dapat menjalankan amanah.

A’udzu billahi minasy-syaitonirrojiim …
Bismillaahirrohmaanirrohiim …
wa iz yamkuru bikallaziina kafaruu liyusbituuka au yaqtuluuka au yukhrijuuk, wa yamkuruuna wa yamkurulloh, wallohu khoirul-maakiriin … (QS.8:30)
Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad …
Hazbunallah wa ni’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’man nasiir …
Wa laa haula wala quwwata illa billah …

Categories: Religious Life

0 thoughts on “Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”

Leave a Reply

Related Posts

Arts

Relasi Tiga Konvensi UNESCO

Perjanjian antarnegara mengenai pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan informasi di bawah UNESCO atau yang lebih dikenal dengan Konvensi tentang proteksi warisan alam dan budaya, pelindungan budaya hidup, serta proteksi dan promosi tentang ekspresi keanekaragaman budaya, Read more…

Religious Life

Suasana pada hari kiamat

Suasana pada hari Kiamat sangat sulit dibayangkan dengan akal manusia. Alloh telah perintahkan agar jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (QS. at-Tahrîm/66: ayat 6) Aku bertanya kepada diriku, apakah aku telah menjalankan agama sesuai Read more…

Religious Life

Balasan yang sempurna

Balasan yang sempurna di dunia, tetapi di akhirat termasuk orang yang merugi. Ibnu Abbas mengatakan, “Barang siapa yang beramal sholih untuk mencari keduniawian (pamer dalam beramal-red), seperti melakukan puasa, atau sholat, atau bertahajud di malam Read more…